Kesempatan kali ini, topik yang kami bahas adalah mengenai perilaku biaya

 Perilaku Biaya

Perilaku Biaya

Perilaku Biaya

Selama ini tidak banyak pelaku bisnis yang peka dengan karakteristik biaya yang timbul dalam operasional bisnis mereka. Pada kenyataannya biaya-biaya yang timbul sebenarnya memiliki karakteristik yang membentuk suatu pola tertentu. Melalui tulisan ini penulis ingin membagikan pemahaman mengenai karakteristik perilaku biaya, dimana hal tersebut akan sangat berguna dalam meganalisa biaya dalam perusahaan.

Pada dasarnya pola biaya ini bisa di klasifikasikan ke dalam 4 kelompok, antara lain adalah

  • Biaya Variabel (Variable Cost)
  • Biaya Tetap (Fix Cost)
  • Biaya Campuran (Mixed Cost)
  • Biaya Bertingkat (Step Cost)

Biaya variabel (Variable Cost) adalah biaya-biaya yang nilainya meningkat/menurun seiring dengan meningkat/menurun-nya aktivitas. Sehingga, biaya variabel bisa didefinisikan sebagai jenis biaya yang berubah mengikuti perubahan volume aktivitas. Beberapa contoh biaya yang tergolong dalam Variable Cost anatara lain Biaya bahan baku, bahan penolong, biaya tenaga kerja langsung, komisi penjualan, dll. Contoh aplikasi Variable Cost adalah sebagai berikut, Dalam sebuah perusahaan yang bergerak dalam produksi mebel, biaya bahan baku kayu akan bergerak fluktuatif mengikuti penjualan mebel. Peningkatan maupun penurunan biaya nya juga akan mengikuti pergerakan omset penjualan. Apabila peningkatan biaya lebih besar dibanding peningkatan penjualan, disitu harus di telaah lebih jauh lagi, kemungkinan terjadi pemborosan bahan atau kenaikan harga dsb.

Biaya Tetap (Fixed Cost) adalah biaya-biaya yang TETAP alias tidak berubah, terlepas apakah aktivitas produksi/pembentukan jasa meningkat atau menurun, dalam jangka pendek. Ya dalam jangka pendek, karena dalam jangka panjang komponen biaya ini bisa bergerak mengikuti kapasitas produksi. Beberapa contoh biaya tetap antara lain biaya gaji pegawai tetap, biaya sewa, biaya penyusutan dll. Sebagai contoh perusahaan mebel di atas menyewa sebuah gedung untuk operasionalnya. Sebera besarpun peningkatan atau penurunan kapasitas produksinya, biaya sewa tetap akan konstan pada nilai tertentu.

Biaya Campuran (Mixed Cost) adalah biaya yang didalamnya terdiri dari kelompok biaya tetap dan biaya variabel. Sehingga biaya yang masuk dalam kategori ini tetap hingga titik tertentu (porsi biaya tetap) dan meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas setelahnya (porsi biaya variabel). Contoh biaya yang termasuk dalam kategori biaya campuran ini seperti biaya Listrik. Biaya listrik ini dikategorikan biaya campuran karena dalam satu rekening listrik seringkali digunakan untuk keperluan kantor (porsi fixed cost) sekaligus untuk keperluan produksi (porsi biaya variabel). Biaya listrik bersifat tetap (konstan) untuk porsi penggunaan kantor, sedangkan porsi penggunaan keperluan produksi meningkat seiring dengan peningkatan aktivitas produksi.

Biaya Bertingkat (Step Cost)adalah biaya yang bersifat tetap atau konstan pada kisaran sempit suatu volume aktivitas, untuk kemudian berpindah ke tingkatan yang di atasnya begitu volume aktivitas melampui batas kisaran. Contoh dari biaya ini seperti biaya Insentive penjualan. Sebagai contoh insentive penjualan adalah 2 juta untuk penjualan di bawah Rp 500 juta, berubah menjadi 3 juta untuk penjualan 501 juta hingga 1 milyar, dan 5 juta untuk penjualan di atas 1 milyar. Biaya ini cenderung mengikuti kapasitas produksi, tetapi lebih bisa diprediksi karena sudah memiliki tingkatan tertentu.

Demikian sedikit penjelasan terkait perilaku biaya, dengan mengetahui pola perilaku biaya, seorang akuntan atau pengusaha bisa menggunakan pemahamannya untuk memperkirakan potensi perubahan biaya yang akan timbul di masa yang akan datang; dan menilai kewajaran biaya yang timbul di periode tertentu dengan cara melihat trend perubahan aktivitas di periode yang sama.

Sekian artikel ini dibahas, apabila ada yang kurang jelas dari artikel atau ada yang ingin dikonsultasikan, silahkan menghubungi di 031 – 734 6576 / 087 777 510 668 / 0821 3100 8700

Created by : Lukas Setyawan (EC of D’Consulting Business Consultant)

©2019 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?