Pada kesempatan artikel kali ini, kami akan membahas mengenai Software Tidak Luput Dari Pajak

Software Tidak Luput Dari Pajak

Software Tidak Luput Dari Pajak

Software Tidak Luput Dari Pajak

Perkembangan industri  Teknologi  saat ini membuat banyak orang semakin ketergantungan terhadap aplikasi-aplikasi yang ditawarkan oleh perusahaan produsen software tersebut. Semakin mempermudah urusan dan semakin memanjakan mata tampilan aplikasi tersebut, maka akan semakin laku aplikasi tersebut.

Tetapi tahukah kita bahwa transaksi penjualan pembelian software tidak luput dari pajak, sama seperti transaksi jual beli barang yang terlihat secara fisik. Sebelum membahas tentang tarif pajak yang dikenakan terhadap transaksi pembelian software, berikut akan membahas tentang beberapa macam klasifikasi software.

Freeware, klasifikasi software yang pertama ini adalah perangkat lunak yang bebas. Bebas dalam arti kita dapat secara bebas menggandakan, membagikan dan kita juga dapat merubah software tersebut  sesuai dengan yang kita inginkan. Selain kita dapat merubah menyesuaikan yang kita inginkan, kita juga dapat menjualnya kembali dengan tarif yang kita inginkan. Jadi secara umum untuk klasifikasi software ini, kita diberikan kebebasan untuk melakukan apa saja.

Sharware, klasifikasi software yang ini adalah perangkar lunak yang sengaja disebarluaskan oleh pengembangnya, tetapi terdapat pembatasan-pembatasan, semisal kita dapat memakai software tertentu untuk dapat dipakai untuk jangka waktu tertentu, sehingga pemakai akan memutuskan untuk membayar untuk memperpanjang penggunaan atau untuk berhenti  menggunakan software tersebut. Pembatasan yang lain yang biasanya dilakukan oleh pengembang aplikasi adalah dengan mengurangi fitur-fitur tertentu agar konsumen software dapat mencobanya dahulu, dengan harapan konsumn tertarik untuk membeli software yang dikembangkan oleh perusahaan tersebut, atau yang sering disebut dengan software versi trial.

 Software memang bukan barang yang dapat kita pegang secara nyata. Tetapi transaksi pembelian software tetaplah transaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli dan terjadi pertambahan nilai suatu barang. Secara perpajakan transaksi tersebut tetaplah sebuah transaksi yang menjadi objek pajak.

Secara umum pembelian software resmi dari produsen kita juga akan membeli lisensi dari perusahaaan tersebut untuk dapat menjalankan softwarenya secara keseluruhan dalam arti bukan versi trial atau versi percobaan.

Untuk tarif pajak yang dikenakan atas transaksi pembelian ini, kita sebagai pembeli akan dikenakan PPN (pajak pertambahan nilai) sebesar 10% dari nilai transaksi tersebut, Dan juga sebagai penjual dikenakan dengan tarif 15 %  PPH 23 atas penghasilan dari lisensi software tersebut. Karena lisensi merupakan kategori royalti dalam PPH 23.

Sekian artikel mengenai software tidak luput dari pajak ini kami bahas. Apabila ada yang ingin dikonsultasikan mengenai artikel ini ataupun permasalah bisnis anda yang lain, bisa hubungi kami di 087 777 510 668 / 0821 3232 8778 / 031 734 6576.

Created by : Havid Nugroho (EC of D’Consulting Business Consultant)

©2020 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?