Pada artikel sebelumnya kami sudah membahas mengenai perputaran piutang / arus piutang, untuk kesempatan kali ini kami KONSULTAN MANAJEMEN CIKARANG akan membahas artikle tentang Perputaran Persediaan yang mana perputaran persediaan itu sendiri sering bahkan selalu terjadi di perusahaan.

Perputaran Persediaan

Persediaan sendiri memiliki arti merupakan aktiva perusahaan yang menempati posisi yang cukup penting dalam suatu perusahaan, baik itu perusahaan dagang maupun perusahaan industri (manufaktur), apalagi perusahaan yang bergerak dibidang konstruksi, hampir 50% dana perusahaan akan tertanam dalam persediaan yaitu untuk membeli bahan-bahan bangunan. Berdasarkan pengertian di atas maka perusahaan jasa tidak memiliki persediaan, perusahaan dagang hanya memiliki persediaan barang dagang sedang perusahaan industri memiliki 3 jenis persediaan yaitu persediaan bahan baku, persediaan barang dalam proses dan persediaan barang jadi (siap untuk dijual). Dalam laporan keuangan, persediaan merupakan hal yang sangat penting karena baik laporan Rugi/Laba maupun Neraca tidak akan dapat disusun tanpa mengetahui nilai persediaan. Kesalahan dalam penilaian persediaan akan langsung berakibat kesalahan dalam laporan Rugi/Laba maupun neraca.

Setelah kita sama – sama sedikit merefresh arti dari persediaan dan jenis – jenis persediaan di atas, kali ini saya akan langsung masuk ke dalam pembahasan saya terkait perputaran persediaan. Perputaran Persediaan menunjukkan berapa kali persediaan sebuah perusahaan dijual dan digantikan dalam sebuah periode tertentu. Perputaran Persediaan mengukur seberapa cepat sebuah perusahaan menjual persediaannya dan biasa dibandingkan dengan perusahaan serupa di industri yang sama. Perputaran Persediaan yang rendah menunjukkan penjualan yang lemah dan persediaan yang berlebihan. Perputaran Persediaan yang tinggi menunjukkan penjualan yang kuat. Kecepatan sebuah perusahaan dalam menjual persediaan sangat penting dalam mengukur performa sebuah bisnis. Akan tetapi, kecepatan penjualan harus diiringi dengan laba yang cukup.

Dalam menghitung perputaran persediaan itu sendiri , masih sama dengan perputaran piutang yaitu kita menggunakan rasio.

Di dalam menghitung perputaran persediaan kita ada dua cara yaitu :

  1. Kita cari terlebih dahulu rata – rata persediaan dari periode yang bersangkutan dengan rumus

 

Rata-rata Persediaan =  (Persediaan Awal + Persediaan Akhir) / 2

 

Setelah mencari rata – rata persediaan dengan menggunakan rumus di atas, langkah berikutnya yang harus kita lakukan adalah

  1. Menghitung rasio perputaran persediaan

 

Rumus untuk menghitung rasio perputaran persediaan adalah

Rasio Perputaran Persediaan = Penjualan / ((Persediaan Awal + Persediaan Akhir) / 2)

Atau bisa juga dihitung dengan

Rasio Perputaran Persediaan = Penjualan / Rata – Rata Persediaan

Singkatnya adalah

Inventory Turnover (Perputaran persediaan) adalah untuk menghitung harga pokok penjualan dengan rata-rata persediaan. Rasio ini di gunakan untuk mengukur efektivitas manajemen perusahaan dalam mengelola persediaan.

Inventory Turnover = Harga Pokok Penjualan : Rata-rata Persediaan

=  20.000.000 : 10.256.000

= 1,95 kali

Artinya perputaran persediaan sebesar 1,95 kali menunjukkan bahwa dana yang tertanam dalam persediaan berputar sebanyak 1,95 kali dalam setahun. Semakin tinggi turn over yang diperoleh, semakin efektif manejemen dalam mengelola persediaan.

Manfaat Menghitung Perputaran Persediaan (Inventory Turn Over)

Perhitungan  Perputaran Persediaan (Inventory Turn Over)  bagi suatu perusahaan sangatlah penting, yaitu antara lain :

  1. Dapat diketahui apakah pengelolaan persediaan telah dilakukan dengan baik atau tidak.
  2. Dapat diketahui kecepatan dari pergantian persediaan, dimana semakin tinggi pergantian persediaan, maka semakin tinggi biaya yang dapat dihemat sehingga laba perusahaan naik.
  3. Pada dasarnya suatu perusahaan yang baik adalah apabila persediaan barang yang dijual/diproduksi cepat berganti sehingga biaya penyimpanan serta tingkat kerusakan barang semakin rendah yang dapat menyebabkan kenaikan laba perusahaan.

Sampai bertemu di pembahasan selanjutnya dan salam Artikel.  Apabila ada yang ingin dikonsultasikan mengenai artikel ini ataupun permasalah bisnis anda yang lain, bisa hubungi kami di 087 777 510 668 / 0821 3232 8778 / 031 734 6576.

Created By : Riki  (D’Consulting Business Consultant)

©2019 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?