Pada kesempatan kali ini kami KONSULTAN MANAJEMEN TANGERANG akan membahas artikel tentang Pengendalian Biaya Sama Dengan Profit Perusahaan

Pengendalian Biaya Sama Dengan Profit Perusahaan

Biaya merupakan uang atau jenis transaksi yang keluar sifatnya mengurangi keuntungan sebagai manfaat perusahaan sendiri, seperti biaya Alat Tulis Kantor secara fisik pengeluaran uang tetapi menambah manfaat lain untuk perusahaan. Biaya dapat diukur melalui satuan uang atas mendapatkan barang, manfaat dan jasa dengan tujuan jangka panjang, kecuali  biaya manfaat yang bisa menyebabkan bengkak pengeluaran uang disebut pemborosan.

Fungsi pengendalian biaya merupakan fungsi penting diperusahaan sehingga wajib dilakukan dengan pengawasa biaya agar yang dikeluarkan secara nominal untuk kegiatan operasional perusahaan dapat tercatat secara efektif dan efisien. Untuk melakukan pengendalian biaya disuatu perusahaan bisa dilihat besar proses produksi atau kecil proses produksi perusahaan dan dilihat biaya pembantu sebagai penekanan biaya-biaya yang berupa manfaat dan melakukan evaluasi biaya untuk perencanaan biaya atau anggaran biaya di periode berikutnya, telah berkembang melalui lima proses tahapan, yaitu:

  1. Pengendalian Dengan Pengawasan Fisik

Kegiatan perusahaan dalam pengawasan yang bersifat secara langsung dengan pimpinan atau pemilik perusahaan memiliki kemampuan yang baik untuk bisa merencanakan dan mengendalukan kegiatan semua perusahaan.

  1. Pengendalian biaya dengan menggunakan akuntansi historis

Perusahaan tidak selamanya diawasi oleh pemilik karena harus membutuhkan pendamping yang bisa mengambil keputusan secara analisa dan temuan. Untuk tingkat perkembangan tertentu pimpinan perusahaan cukup melakukan perencanaan dan pengendalian dengan membandingkan catatan dari tahun ke tahun.

  1. Pengendalian Biaya dengan Menggunakan Anggaran Statis dan Biaya Standar

Menurut kami Konsultan Manajemen Tangerang perusahaan semakin berkembang, pimpinan perusahaan tidak lagi menghadapi masalah bagaimana pelaksanaan kegiatan pada tahun berjalan dengan apa yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, tetapi bagaimana pelaksanaan pada tahun berjalan jika dibandingkan dengan yang seharusnya dilaksanakan pada tahun tersebut. Pada tingkat perkembangan ini, pimpinan memerlukan anggaran dan standar sebagai alat untuk merencanakan dan mengendalikan kegiatannya. Pimpinan perusahaan mulai memperbaiki sistem perencanaan dan pengendalian kegiatannya dengan membuat anggaran statis dan biaya yang sederhana.

  1. Pengendalian Biaya dengan Menggunakan Anggaran Fleksibel dengan Biaya Standar

Kapasitas yang direalisasikan seringkali menyimpang dari kapasitas yang direncanakan. Maka, cara perencanaan dan pengendalian kegiatan perusahaan kemudian diperbaiki dengan mengembangkan anggaran fleksibel dengan biaya standar. Anggaran fleksibel disusun untuk berbagai tingkat kapasitas yang direncanakan, sehingga anggaran ini menyediakan tolak ukur prestasi yang mendekati kapasitas sesungguhnya yang dicapai.

  1. Pengendalian biaya dengan pembuatan pusat-pusat pertanggungjawaban dari penerapan sistem akuntansi pertanggungjawaban

Dalam perusahaan besar, kegiatannya telah dibagi menjadi pusat-pusat pertanggungjawaban. Perencanaan dan pengendalian kegiatan perusahaan dilaksanakan dengan mengembangkan anggaran untuk setiap pusat pertanggungjawaban. Manajer pusat pertanggungjawaban dinilai prestasinya dengan cara membandingkan anggaran yang disusun dengan realisasinya. Setiap manajer pusat pertanggungjawaban hanya dinilai berdasarkan hal-hal yang mereka kendalikan.

Berikut adalah lima kategori biaya-biaya yang kita bisa membantu meningkatkan keuntungan perusahaan seperti :

  1. Asuransi Kesehatan

menyediakan asuransi kesehatan kepada karyawan, pastikan untuk selalu memperbarui cakupan sesering mungkin. Secara tradisional, jika mengubah cakupan asuransi, bisa mengurangi biaya untuk rencana serupa.

  1. Biaya Pengolahan Kartu Kredit

Setiap usaha yang menggunakan transaksi mengunakan kartu kredit, hendaknya meminta pengurangan biaya tahunan atau biaya minimal. Bicarakan hal ini dengan pihak bank agar bisa memperoleh bunga yang termurah.

  1. Hipotek

Jika mengelola bisnis sendiri yang pada gilirannya memiliki ruang kerja (misalnya, gedung perkantoran, kondominium, dll), sekarang saatnya untuk membiayai kembali biaya sewa.  Suku bunga KPR kini berada di posisi terendahnya. Sekarang adalah waktunya untuk mengunci suku bunga di tingkat super rendah dan menyimpan uang untuk hari ini, besok, dan sepanjang sisa hipotek.

  1. Hilangkan Pembayaran Berulang

sebaiknya senantiasa memeriksa tagihan kredit untuk melihat kemungkinan adanya tagihan ganda. Seseorang yang memiliki kewaspadaan bisnis akan melakukan hal ini setiap bulan. Tapi, minimal, semua pebisnis harus meninjau catatan tagihan per kuartalan untuk pembayaran lama yang harus dihentikan.

  1. Kurangi Penggunaan Kertas

Dengan program komputer dan kemampuan tanda tangan elektronik, penggunaan kertas untuk mencetak telah menyusut drastis. Tambahkan lebih banyak sistem komputer yang handal dengan layanan backup.  Mulai beralih untuk paperless tidak hanya akan menghemat biaya kertas, tetapi juga tinta yang digunakan untuk mencetak.

Sampai bertemu di pembahasan selanjutnya dan salam Artikel.  Apabila ada yang ingin dikonsultasikan mengenai artikel ini ataupun permasalah bisnis anda yang lain, bisa hubungi kami di 087 777 510 668 / 0821 3232 8778 / 031 734 6576.

Created By : Alif  (D’Consulting Business Consultant)

©2020 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?