Kapasitas Beban Bunga akan menjadi topik pembahasan pada artikel kali ini

Kapasitas Beban Bunga

Kapasitas Beban Bunga

Kapasitas Beban Bunga

Bunga pada dasarnya adalah beban. Dalam bab laporan arus kas, beban Bunga dikategorikan sebagai arus kas operasi, walaupun sifat dasarnya adalah pendanaan. Sementara itu dalam laporan laba/rugi, bunga dikelompokkan sebagai beban non operasi, di bawah laba operasi karena dianggap beban non operasi. Pengelompokan ini mengandung asumsi bisnis berjalan secara normal. Tetapi dalam laporan laba/rugi akan sangat berpengaruh pada laba perusahaan karna menjadi pengurang laba suatu usaha. Lalu apakah kapasitas beban bunga itu?

Dalam sebuah perusahaan tidak menutup kemungkinan untuk mengajukan pinjaman. Pinjaman akan menimbulkan bungan. Pinjaman pada dasarnya untuk membangun atau mengembangkan usahanya. Masa pengembangan bukan hanya hitungan bulan dan bahkan mencapai tahunan. Bunga selama masa pengembangan akan menjadi bagian dari pengembangan usaha.

Beban bunga atas pinjaman dana yang di ajukan oleh perusahaan pada pihak tertentu atau yang lebih sering mengeluarkan pinjaman adalah dari pihak perbankan. Setiap pinjaman pasti ada suku bungan yang harus di bayarkan. Tergantung dengan perjanjian yang di keluarkan pihak bank, bunga bisa sangat tinggi dan juga bisa rendah.

Pinjaman yang di peroleh perusahaan kebanyakan di gunakan untuk pembelian atau untuk menambah stock bahkan asset perusahaan. ketika pinjaman di gunakan dalam penambahan stock maka ada beberapa poin yang harus diperhatikan, antara lain:

  1. Penentuan harga jual barang, harga jual tentunya sangat mempengaruhi dari laba rugi perusahaan semakin tinggi laba yang kita ambil maka laba perusahaan semakin tinggi, tetapi harga terlalu tinggi maka kita akan kalah bersaing dengan kompetitior usaha kita. Maka untuk menentukan harga jual ambilah harga yang sesuai dan perhitungkan bungan bank yang kita tanggung karena modal usaha kita berasal dari pinjaman dan laba bersih kita akan di kurangi dengan nilai bunga yang akan di bebankan
  2. Perputaran piutang usaha : semakin lama perputaran piutang usaha maka semakin tinggi nilai bunga yang akan di kenakan, karena uang untuk membayar atau melunasi pinjaman ke bank berasal dari pelunasan piutang usaha
  3. Perputaran hutang usaha : ushakan dalam perputaran piutang lebih cepat dari hutang karena itu akan sangat membantu untuk menekan nilai bunga bank
  4. Perputaran stock yang ada di gudang : perputaran stock harus cepat Karen modak stock adalah hutang dan harus cepat dijual agar dapat segera melunasi hutang dan tentunya agar bunga yang di bayarkan tidak tinggi.

Sekian artikel yang kami bahas, apabila ada yang kurang jelas dari artikel atau ada yang ingin dikonsultasikan, silahkan menghubungi di 031 – 734 6576 / 087 777 510 668 / 0821 3232 8778

Created by : M. Aunurrofiq (EC of D’Consulting Business Consultant)

©2020 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?