Konsultan Restoran Surabaya kali ingin membahas tentang kecurangan yang sering terjadi dalam sebuah restoran dan bagaimana cara penanganannya.

Konsultan Restoran Surabaya

Konsultan Restoran Surabaya

Konsultan Restoran Surabaya

Banyak restoran yang melakukan pengaturan terhadap mutasi masuk dan keluar persediaannya berdasarkan kartu stok manual saja dan tidak pernah melakukan perhitungan pemakaian stok secara riil sesuai dengan biaya pemakaian bahan yang seharusnya. Hal ini yang membuat banyak sekali restoran yang sering mendapatkan banyak sekali waste food / spoil food atau bahkan terkadan banyak bahan makanan yang mungkin hilang secara tiba-tiba. Hal ini bisa terjadi karena manajemen gudang yang kurang bagus ataupun memang ada pihak-pihak tertentu yang melakukan kecurangan  terhadap proses operasional.

Konsultan Restoran Surabaya kali ini ingin memberikan beberapa tips supaya permasalahan terhadap persediaan tadi dapat lebih dikontrol dengan maksimal. Pertama yang harus dilakukan adalah membuat standar cost dari setiap menu, dimana setiap menu yang ada selalu ada bahan-bahan yang dipakai dan buatlah standar pemakaian bahan dan bumbu dari menu tadi. Setelah membuat standar cost dari menu tadi, berikanlah perkiraan toleransi kurang dan lebih dari penggunaan standar tadi. Hal ini dilakukan karena tidak selalu setiap pemakaian bahan akan sesuai dengan apa yang seharusnya. Setelah itu pisahkan bagian departemen purchasing/pembelian, Warehouse/Gudang dan bagian Kitchen. Setiap departemen tersebut harus memiliki PIC (Person In Charge) sendiri dan tidak boleh dengan orang yang sama. Hal itu bertujuan untuk mengontrol kinerja dari masing-masing departmen.

Buatlah SOP (Standard Operating Procedure) yang benar dalam mengatur kinerja dan flow proses operasional dari setiap departmen. Lalu setelah SOP dibentuk, maka otomatis bagian Gudang akan mendapatkan tugas untuk melakukan pengontrolan stok. Buat kartu stok secara manual untuk mencatata pengeluaran atau pemasukan dari stok yang ada digudang. Setiap bagian produksi meminta bahan kepada Gudang, lakukanlah bon pengeluaran barang, sebagai bukti pengambilan bahan ke gudang produksi. Setiap bulan lakukanlah stok opname, dimana bagian Accountinglah yang wajib melakukan stok opname ini. Lakukan analisa terhadap penjualan barang yang terjadi dan konversikan dengan standar cost (resep) yang ada. Lalu perbandingkan dengan pemakaian bahan yang terjadi di kitchen dan dibandingkan juga dengan waster/spoil food yang ada. Apakah masih tampak wajar atau tidak. Itulah beberapa tips untuk dapat mengontrol pemakaian bahan yang ada didapur dan dapat mengurangi fraud yang ada diperusahaan. Semoga dapat bermanfaat. Untuk konsultasi lebih lanjut anda dapat menghubungi hotline kami di 031- 734 6576 / 081 23 23 29 638 / 0878 533 72 768 atau anda juga dapat mengemail pertanyaan anda seputar resto ke dconsultingbusinessconsultant@gmail.com.

©2019 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?