Pada kesempatan kali ini kami KONSULTAN BISNIS SUARABAYA akan membahas mengenai Isu-Isu Terkait Keuangan/Akuntansi

konsultan pajak surabaya, kosnultan bisnis surabaya, konsultan keuangan surabaya

Isu-Isu Terkait Keuangan/Akuntansi

Mendapatkan Modal untuk Melaksanakan Strategi

Implementasi strategi yang berhasil sering membutuhkan modal tambahan. Selain laba bersih dari operasi dan penjualan aset, ada dua sumber dasar modal bagi suatu organisasi yaitu hutang dan ekuitas. Perusahaan perlu menentukan campuran yang tepat dari utang dan ekuitas untuk mendapatkan strategi modal yang berhasil.

Analisis Earnings Per Share/Earnings Before Interest and Taxes ( EPS / EBIT ) adalah teknik yang paling banyak digunakan untuk menentukan apakah utang, saham, atau kombinasi dari utang dan saham merupakan alternatif terbaik untuk meningkatkan modal untuk menerapkan strategi. Teknik ini memperlihatkan perbandingan dampak dari hutang dan pembiayaan saham dalam berbagai asumsi untuk EBIT.

Konsultan pajak Surabaya | Konsultan Bisnis Surabaya | Konsultan Sistem Surabaya

Secara teoritis, suatu perusahaan harus memiliki cukup utang dalam struktur modal untuk meningkatkan investasi. Dalam periode produksi yang rendah, terlalu banyak utang dalam struktur modal suatu organisasi dapat membahayakan pengembalian pemegang saham dan membahayakan kelangsungan hidup perusahaan.

Kewajiban utang tetap umumnya harus dipenuhi, terlepas dari keadaan ini tidak berarti bahwa penerbitan saham selalu lebih baik daripada utang untuk meningkatkan modal. Beberapa kekhawatiran khusus dengan penerbitan saham antara lain dilusi kepemilikan, pengaruh harga saham, dan kebutuhan untuk berbagi laba masa depan dengan semua pemegang saham baru. Analisis EPS / EBIT dapat digunakan untuk menentukan apakah semua saham, semua utang, atau beberapa kombinasi dari saham dan utang adalah yang terbaik alternatif pembiayaan modal.

Analisis EPS / EBIT adalah alat yang berharga untuk membuat keputusan pembiayaan modal yang diperlukan untuk menerapkan strategi, tetapi beberapa pertimbangan harus dibuat setiap kali menggunakan teknik ini. Pertama, tingkat keuntungan mungkin lebih tinggi untuk saham atau utang alternatif ketika tingkat EPS lebih rendah. Pertimbangan lain ketika menggunakan analisis EPS / EBIT adalah fleksibilitas seperti perubahan struktur modal organisasi, begitu juga fleksibilitas untuk mempertimbangkan kebutuhan modal masa depan. Menggunakan semua utang atau seluruh saham untuk meningkatkan modal di masa kini dapat menimbulkan kendala lain yang bisa sangat mengurangi kemampuan perusahaan untuk meningkatkan modal tambahan di masa depan. Pengendalian juga menjadi perhatian. Ketika saham tambahan dikeluarkan untuk membiayai implementasi strategi, kepemilikan dan kontrol dari perusahaan bisa menjadi perhatian serius dalam lingkungan bisnis ketika akan melakukan  pengambilalihan, merger, dan akuisisi. Dilusi kepemilikan juga menjadi perhatian utama di perusahaan di mana penerbitan saham mempengaruhi kekuatan pengambilan keputusan dari pemegang saham mayoritas.

Bila menggunakan analisis EPS / EBIT, waktu dalam kaitannya dengan pergerakan harga saham, suku bunga, dan harga obligasi menjadi penting . Pada saat harga saham tertekan, utang mungkin terbukti menjadi alternatif yang paling cocok dari kedua biaya dan sudut pandang permintaan. Namun, ketika biaya modal (suku bunga) yang tinggi, penerbitan saham menjadi lebih menarik .

 Anggaran Keuangan

Anggaran keuangan adalah dokumen yang merinci bagaimana dana akan diperoleh dan dihabiskan untuk jangka waktu tertentu. Anggaran tahunan merupakan jenis yang paling umum, meskipun jangka waktu untuk anggaran dapat berkisar dari satu hari hingga lebih dari 10 tahun. Pada dasarnya, anggaran keuangan adalah metode untuk menentukan apa yang harus dilakukan agar implementasi strategi bisa berhasil. Penganggaran keuangan seharusnya tidak dianggap sebagai alat untuk membatasi pengeluaran melainkan sebagai metode untuk mendapatkan penggunaan yang paling produktif dan menguntungkan dari sumber daya organisasi. Anggaran keuangan dapat dipandang sebagai rencana alokasi sumber daya suatu perusahaan berdasarkan pada perkiraan masa depan.

Terdapat banyak jenis anggaran keuangan disesuaikan dengan karakteristik bisnis masing-masing. Beberapa jenis umum anggaran meliputi anggaran kas, anggaran operasional, anggaran penjualan, anggaran laba, anggaran pabrik, anggaran modal, anggaran biaya, anggaran divisi, anggaran variabel, anggaran fleksibel, dan anggaran tetap. Ketika sebuah organisasi mengalami kesulitan keuangan, anggaran sangat penting dalam membimbing pelaksanaan strategi.

Anggaran keuangan memiliki beberapa keterbatasan. Pertama, program penganggaran yang terlalu rinci membuat penganggaran menjadi rumit dan terlalu mahal. Overbudgeting atau underbudgeting dapat menyebabkan masalah. Kedua, anggaran keuangan dapat dianggap sebagai tujuan padahal anggaran adalah alat dan bukan tujuan itu sendiri. Ketiga, anggaran dapat menyembunyikan ketidakefisienan jika hanya didasarkan pada preseden bukan pada evaluasi berkala keadaan dan standar . Akhirnya, anggaran kadang-kadang digunakan sebagai instrumen tirani yang mengakibatkan frustrasi, kebencian, ketidakhadiran, dan turnover tinggi pada bawahan. Untuk meminimalkan efek dari keprihatinan terakhir ini, manajer harus meningkatkan partisipasi bawahan dalam penyusunan anggaran.

 

Sampai bertemu di pembahasan selanjutnya dan salam Artikel.  Apabila ada yang ingin dikonsultasikan mengenai artikel ini ataupun permasalah bisnis anda yang lain, bisa hubungi kami di 087 777 510 668 / 0821 3232 8778 / 031 734 6576.

Created By : Badrut  (EC Of D’Consulting Business Consultant)

 

©2019 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?