Pada artikel kali ini akan mengangkat tema mengenai Laporan Keuangan yang Baik
Laporan Keuangan yang Baik
Laporan keuangan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan akan membantu seorang pebisnis untuk menentukan keputusan bisnis dengan cepat dan tepat.
Bagian terpenting laporan keuangan yang menggambarkan kondisi keuangan perusahaan adalah Laporan Posisi Keuangan (Neraca). Perusahaan akan dianggap gagal menyediakan informasi keuangan, jika tidak mampu menyusun Laporan Posisi Keuangan (Neraca) yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak berkepentingan (Owner, Calon investor, Pemerintah, Bank). Tujuh syarat dalam penyusunan laporan keuangan yang baik adalah :
- Bahasa laporan dapat dimengerti
Laporan keuangan yang dibuat harus mudah dipahami oleh pemakainya.
- Daya uji
Laporan keuangan dibuat berdasarkan konsep – konsep dasar akutansi (PSAK/IFRS) sehingga dapat diuji (Audit) oleh pihak lain
- Netral
Laporan keuangan yang disajikan bersifat objectif sesuai dengan kondisi yang ada dan tidak memihak kepada kepentingan pihak tertentu
- Up to date & Akurat
Laporan keuangan yang disajikan harus tepat waktu dan akurat.
- Daya banding
Laporan keuangan yang disajikan harus menampilkan perbandingan periode, baik bulan maupun tahun
- Bukti / Valid
Laporan keuangan harus didukung bukti nyata.
- Catatan atas laporan
Laporan keuangan harus memuat catatan apabila ada laporan yang perlu penjelasan tertentu.
Sekian informasi dari kami dan dapat bermanfaat bagi para pembaca. Apabila ada yang kurang jelas dari artikel atau ada yang ingin dikonsultasikan, silahkan menghubungi di 031 – 734 6576 / 087 777 510 668 / 0821 3100 8700
