Kali ini Konsultan Sistem Pekanbaru ingin membahas perihal bagaimana membuat melakukan stok opname ditoko retail.

Konsultan Sistem Pekanbaru

Konsultan Sistem Pekanbaru

Konsultan Sistem Pekanbaru

Pada dasarnya stok opname digunakan untuk melakukan perhitungan fisik  persediaan secara riil dan dibandingkan dengan stok yang diakui diprogram akuntansi ataupun kartu stok manual yang ada. Ada beberapa cara stok opname yang dapat dilakukan oleh pihak perusahaan untuk memastikan bahwa stok yang terhitung sudah benar. Cara yang paling biasa dilakukan oleh perusahaan adalah menghentikan seluruh kegiatan usaha dan melakukan perhitungan per akhir bulan atau akhir tahun terhadap seluruh persediaan yang ada diperusahaan. Cara ini terbilang cukup akurat namun tidak efektif, karena pada akhirnya seluruh kegiatan usaha, terutama disiklus penjualan akan berhenti secara total dan otomatis omzet juga akan mengalami penurunan.

Biasanya Konsultan Sistem Pekanbaru akan memberikan saran kepada klien-klien kami dalam melakukan stok opname dapat dilakukan dengan dengan beberapa cara lain, yaitu sampling opname dan kolektif opname. Untuk sampling opname biasanya dilakukan secara berkala dengan melakukan opname persediaan hanya untuk barang-barang tertentu yang mengalami selisih kuantitas stok. Kelebihan sampling opname adalah dapat dilakukan sewaktu-waktu dan proses yang dilakukan relative lebih mudah.

Namun kekurangan dari sampling opname ini adalah perusahaan tidak akan mengetahui nilai dari seluruh persediaan yang dimiliki dan kekurangan persediaan yang harus ditanggungkan kepada karyawan tidak dapat diketahui secara pasti.

Untuk prosedur stok opname kolektif dilakukan dengan cara menghitung persediaan dengan memperhitungkan posisi/letak persediaan ataupun kategori lain yang digunakan dalam pemilihan persediaan yang akan dihitung. Penghitungan dapat menggunakan media manual ataupun menggunakan media barcode reader untuk menghitung barang yang ada. Proses perhitungan secara kolektif ini secara langsung menghitung barang disuatu lokasi tertentu, dimana pada saat penghitungan dilokasi tertentu (bisa berupa rak/lantai/area) sebaiknya barang yang ada tidak diambil oleh customer, namun apabila customer melakukan pengambilan barang, akan segera dicatat oleh bagian stokis. Pada saat selesai melakukan penghitungan, sebaiknya langsung dilakukan penyesuaian selisih perhitungan antara riil dan program. Pada proses stok opname kolektif sebaiknya dilakukan secara berkala dan dijadwalkan per periode.

Sekian artikel ini, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca. Apabila ada yang kurang jelas terkait artikel yang kami tulis, bapak/ibu bisa menghubungi kami di 031 734 6576 / 087 777 510 668 / 0812 3232 9638.

©2018 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?