Kami Konsultan Keuangan Makassar kali ini ingin membahas bagaimana cara membaca kondisi keuangan perusahaan.

Konsultan Keuangan Makassar

Konsultan Keuangan Makassar

Konsultan Keuangan Makassar

Di dalam dunia bisnis mengharuskan semua orang bergerak cepat dan efisien supaya mereka dapat berkompetisi dan memunculkan ide-ide baru termasuk juga dalam pelaporan keuangan perusahaan. Laporan keuangan yang menjadi dasar acuan user mengontrol dan mengetahui kondisi keuangan harus tersaji secara akurat dan kredibel. User harus mampu membaca kondisi keuangan dengan jeli dan memahami nilai-nilai yang muncul dalam laporan keuangan supaya nanti keputusan yang diambil mampu menyelesaikan permasalahan yang ada dan mampu meningkatkan omset perusahaan. Pertanyaannya adalah “Adakah cara yang lebih cepat dan efisien dalam memahami kondisi keuangan perusahaan?”.

Menurut kami Konsultan Keuangan Makassar, cara yang paling tepat adalah dengan menggunakan analisis laporan keuangan. Analisis laporan keuangan merupakan suatu proses untuk membedah  laporan keuangan ke dalam unsur-unsurnya dan menelaah masing-masing dari unsur tersebut dengan tujuan untuk memperoleh pengertian dan pemahaman yang baik atas laporan keuangan itu sendiri. Jadi owner tidak harus membaca secara keseluruhan laporan, cukup menganalisa dan melihat bagian laporan keuangan yang penting-penting saja. Ada beberapa teknik-teknik dalam analisis laporan keuangan, Namun saya lebih memfokuskan analisis persentase per komponen dimana dalam teknik ini alat yang dipakai adalah rasio keuangan.  Ada beberapa jenis-jenis rasio keuangan yang perlu user ketahui, diantaranya adalah rasio likuiditas, rasio solvablitas, rasio aktivitas, rasio profitabilitas.

  1. Rasio likuiditas

Rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang segera jatuh tempo. Rasio likuiditas diperlukan ketika user ingin mengetahui kondisi kas yang ada apakah mampu memenuhi hutang yang sewaktu-waktu jatuh tempo. Dalam rasio likuiditas ini akun yang dibandingkan adalah aset lancar dan kewajiban lancar. Ketika aset lancar dan ratio diperbandingkan, keluarlah nilai. Nilai ini jika sebagian besar maka mencerminkan bahwa kemampuan aset  lancar untuk memenuhi kewajiban lancar semakin baik. Sebaliknya jika nilai yang muncul makin kecil mencerminkan kemampuan aset lancar memenuhi kewajiban lancar lebih beresiko. Namun harus dianalisis dulu nilai yang besar dalam aset lancar kas atau akun yang lain. Perlu diketahui bahwa aset lancar terdiri dari beberapa akun yaitu kas dan setara kas, piutang dan persediaan. Dalam hal ini dari beberapa komponen aset lancar tersebut sudah dijabarkan menjadi tersendiri yaitu  rasio lancar (current ratio), rasio sangat lancar atau rasio cepat (Quick Ratio atau Acid Test Ratio) dan rasio kas (Cash Ratio).

  1. Rasio Solvabiltas.

Rasio ini digunakan untuk menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi seluruh kewajibannya. Dalam ratio akun yang diperbandingkan adalah total hutang dengan total aset. Semakin besar nilai yang keluar maka semakin berisiko suatu perusahaan. Sebaliknya semakin kecil nilai yang muncul, semakin kecil pula resiko yang ditanggung oleh perusahaan.

  1. Rasio Aktivitas.

Rasio aktivitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi atas pemamfaatan sumber daya yang dimiliki perusahaan, atau menilai kemampuan perusahaan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Dalam rasio ini user dapat mengetahui perputaran piutang, persediaan, modal kerja maupun aset tetap dalam keefektifan menghasilkan penjualan. Dengan adanya rasio ini user diharapkan dapat membuat keputusan yang tepat supaya dapat menghindari piutang macet, persedian yang over maupun menipis, serta terhadap suntikan-suntikan dana oleh user sendiri untuk meningkatkan penjualan perusahaan. Terakhir adalah rasio profitabilitas.

  1. Rasio Profitabilitas

Rasio profitabitas merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Dengan rasio ini dapat diketahui besaran persentase keuntungan atas penjualan.

Oleh karena itu, user harus memahami betul komponen-komponen dalam rasio keuangan tersebut supaya tidak perlu membaca laporan secara keseluruhan, Cukup dengan membaca rasio keuangan aktivitas perusahaan akan tergambar jelas dan user dapat membuat keputusan yang tepat meningkatkan laba perusahaan.

Sekian artikel mengenai cara membaca laporan keuangan yang kami bahas, apabila ada yang kurang jelas dari artikel atau ada yang ingin dikonsultasikan, silahkan menghubungi di 087 777 510 668 / 0821 3232 8778 / 031 734 6576.

 

©2019 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?