Kali ini Konsultan Sistem Malang ingin membahas bagaimana menentukan buffer stock untuk suatu persediaan dengan optimal.

Konsultan Sistem Malang

Konsultan Sistem Malang

Konsultan Sistem Malang

Pada dasarnya buffer stock atau stok minimal ditentukan oleh setiap perusahaan dengan harapan supaya stok yang ada diperusahaan tidak sampai pada posisi kosong dan menyebabkan tidak terjadinya penjualan. Hal ini sering kali dipakai untuk perusahaan distribusi, manufaktur maupun proyek yang mana mereka selalu mengutamakan komponen persediaan. Lalu bagaimana caranya untuk menentukan buffer stock yang baik dan optimal?

Konsultan Sistem Malang selalu menyarankan kepada setiap perusahaan yang kami tangani, bahwa buffer stock harus dihitung berdasarkan data, tidak boleh menggunakan perkiraan. Data tersebut berasal dari beberapa komponen yaitu :

  1. Kuantitas yang dijual selama 3 bulan terakhir. Perusahaan harus menilai buffer stok adalah berasal dari rata-rata kuantitas yang dijual selama sebulan untuk item persediaan tertentu. Apabila selama analisa 3 bulan terdapat untuk persediaan A dibulan 1 menjual 200 unit, bulan 2 menjual 300 unit dan bulan 3 menjual 400 unit. Maka dengan mudah kita menghitung rata-rata penjualan bulanan adalah (200+300+400)/3 = 300 unit per bulan.
  2. Waktu yang diperlukan untuk melakukan pemesanan. Setelah kita mengetahui rata-rata kuantitas terjual per bulan, baiknya kita juga mengetahui berapa waktu yang diperlukan untuk memesan hingga barang sampai diperusahaan. Semisal ada perusahaan di Kalimantan memesan dari supplier yang berada di jawa timur, dan saat memesan hingga barang datang membutuhkan waktu 2 bulan, maka untuk buffer stok yang ditetapkan untuk barang A minimal adalah 300 x 2 = 600 unit.
  3. Pertimbangan pihak manajemen terhadap hal lainnya. Pertimbangan lain juga perlu dirincikan untuk menentukan buffer stock, hal itu seperti harga barang saat tertentu, kemungkinan kenaikan atau penurunan barang dikarenakan kondisi eksternal, ataupun target yang ditentukan oleh perusahaan. hal ini juga cukup mempengaruhi berapa banyak buffer stock yang dapat ditentukan untuk suatu barang.

Dari ketiga langkah diatas, paling tidak ada sudah dapat mengerti bagaimana cara menentukan buffer stok dari setiap barang yang anda miliki. Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan kepada para pembaca. Apabila ada yang kurang jelas mengenai artikel ini ataupun anda ingin mendiskusikan perihal bisnis anda, silakan hubungi kami di 031 734 6576 / 087 777 510 668 / 0812 3232 9638.

©2019 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?