Kali ini Konsultan Sistem Banyuwangi akan membahas perihal beda perusahaan tradisional dan perusahaan modern dari segi bisnis.

Konsultan Sistem Banyuwangi

Konsultan Sistem Banyuwangi

Konsutan Sistem Banyuwangi

Banyak sekali orang beranggapan bahwa perusahaan tradisional adalah perusahaan yang memiliki omzet atau profit lebih kecil dibandingkan perusahaan modern. Namun apakah hal itu benar? Coba kita kupas tuntas hal tersebut secara satu persatu.

Selama kami Konsultan Sistem Banyuwangi melakukan konsultasi diratusan bidang usaha baik tradisional dan modern, ternyata tidak selalu perusahaan tradisional memiliki omzet lebih kecil dari pada perusahaan modern. Pada dasarnya perbedaan mendasar dari perusahaan tradisional dan modern kalau kita lihat dari berbagai sisi adalah :

  1. Visi, misi dan budaya kerja. Biasanya perusahaan modern yang maju selalu memiliki visi, misi dan budaya kerja yang jelas, terpublikasikan dengan baik diperusahaan, serta selalu berusaha dipahami dan dijalankan oleh seluruh karyawan yang ada diperusahaan. Sedangkan untuk perusahaan tradisional, biasanya visi, misi dan budaya kerja tersebut jarang sekali ada dan perusahaan hanya berjalan mengikuti kebiasaan lama saja.
  2. Target dan deadline. Diperusahaan modern sudah sangat biasa apabila ada deadline dan target dari setiap divisi, dan mereka harus terpacu bagaimana caranya agar target yang ada dapat dicapai. Lalu biasanya setiap tahun selalu ada peningkatan target baru dan selalu berkembang. Sedangkan pada perusahaan tradisional biasanya penetapan target tidak pernah ada. Perusahaan hanya berjalan mengikuti keinginan pemilik. Mungkinpun target ada, tidak pernah disosialisasikan kepada karyawan, hanya pemilik saja yang memiliki target pribadi untuk dicapai.
  3. Struktur organisasi dan penentuan personil. Diperusahaan modern biasanya untuk struktur organisasi tertata dengan cukup rapi, serta ada wewenang dan tanggungjawab yang jelas untuk masing-masing departemen. Lalu juga biasanya untuk penetapan personil adalah benar-benar orang lain yang profesioanal, jarang sekali diperusahaan modern menetapkan personilnya dari saudara atau teman sendiri. Sedangkan diperusahaan tradisional sering kali ditemukan bahwa tidak ada struktur organisasi yang jelas, pekerjaan masih banyak yang serabutan dan biasanya personil yang ada berasal dari keluarga atau teman sendiri.
  4. Peran pimpinan dan keikut sertaan pimpinan didalam perusahaan. Peran pimpinan didalam perusahaan modern sering kali hanya diikutkan untuk keputusan-keputusan penting saja atau malah terkadang pimpinan hanya diikutkan pada saat RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) saja. Jarang sekali pada perusahaan modern, pimpinan ikut campur didalam urusan teknis perusahaan. Namun diperusahaan tradisional biasanya peran pimpinan sangatlah besar, sering kali pengambilan keputusan harus dilakukan oleh pimpinan dan pimpnan harus datang didalam perusahaan terlebih dulu baru perusahaan dapat berjalan dengan lancar.

Dari yang kami utarakan diatas tentunya anda dapat mengetahui beda dari perusahaan tradisional dan modern, namun paling tidak anda mengerti apakah selamanya perusahaan anda tetap dijadikan perusahaan tradisional atau malah mau dialihkan kemodern. Jarang sekali yang kami lihat bahwa perusahaan tradisional dapat bertahan lebih dari 3 generasi, namun banyak sekali perusahaan modern yang bertahan lebih dari 3 generasi. So piilihan ditangan anda dan silakan tentukan dengan bijak.

Sekian artikel yang kami tulis, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca. Apabila ada yang ingin anda konsultasikan kepada kami mengenai artikel ini ataupun hal yang menyangkut bisnis yang lain, anda bisa menghubungi kami di 031 734 6576 / 087 777 510 668 / 0812 3232 9638.

©2020 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?