Kali ini kami Konsultan Pembukuan Solo ingin membahas perihal perlakuan persediaan berdasarkan SAK ETAP no 11.

Konsultan Pembukuan Solo

Konsultan Pembukuan Solo

Konsultan Pembukuan Solo

Mungkin dari anda yang belum mengetahui apa itu SAK ETAP anda bisa membaca mengenai artikel saya sebelumnya yang membahas mengenai pengertian dari SAK ETAP dan perbedaan antara PSAK dengan SAK ETAP. Dalam SAK ETAP persediaan dibahas dalam bab 11 dimana dalam bab 11 ini mengatur mengenai ruang lingkup serta pengukuran serta pengungkapan persediaan dalam suatu laporan keuanga. Ruang lingkup bab 11 ini mengatur mengenai prinsip-prisnsip pengakuan dan pengukuran dari suatu aset. Pengertian persediaan dalam SAK ETAP BAB 11 adalah aset untuk dijual, dalam proses produksi untuk kemudian dijual, atau dalam bentuk bahan atau perlengkapan yang digunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa.

Menurut kami Konsultan Pembukuan solo, pengertian ini dikecualikan untuk persediaan dalam proses dalam kontrak konstruksi termasuk kontrak jasa yang terkait secara langsung. Dalam hal untuk mengukur nilai persediaan maka entitas harus mampu menilai dan membandingkan mana nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan harga jual dikurangi biaya yang digunakan untuk menyelesaikan dan menjual persediaan.

Setiap barang yang dijadikan sebagai persediaan maka pastilah memiliki biaya perolehan dimana biaya perolehan atas persediaan ini mencakup atas seluruh biaya pembelian, biaya konversi, dan biaya lainnya yang terjadi untuk membawa persediaan ke kondisi dan lokasi sekarang. Baik kita akan bahas satu per satu mengenai komponen yang mempengaruhi biaya perolehan suatu persediaan yaitu:

  • Biaya pembelian meliputi harga beli, bea impor, pajak lainnya (kecuali yang kemudian dapat direstitusi kepada otoritas pajak), biaya pengangkutan, biaya penanganan dan biaya lainnya yang dapat diatribusikan pada perolehan barang jadi, bahan dan jasa. Entitas dapat melakukan pembelian persediaan dalam beberapa termin penyelesaian tanggguhan. Jika perjanjian secara efektif mengandung adanya elemen pembiayaan maka elemen tersebut diakui sebagai beban bunga selama periode pembiayaan dan tidak ditambahakan ke biaya perolehan persediaan.
  • Biaya konversi persediaan meliputi biaya yang secara langsung terkait dengan unit yang diproduksi, misalnya biaya tenaga kerja langsung. Overhead produksi tetap adalah biaya produksi tidak langsung yang relatif konstan tanpa memperhatikan volume produksi yang dihasilkan seperti penyusutan dan pemeliharaan bangunan dan pemeliharaan pabrik, biaya manajemen dan administrasi pabrik.
  • Biaya lain yang termasuk persediaan adalah entitas harus memasukkan biaya-biaya lain ke dalam biaya persediaan hanya sepanjang biaya tersebut terjadi untuk membawa persediaan ke kondisi dan lokasi sekarang.

Setelah kita membahas biaya yang termasuk dalam biaya perolehan persediaan selanjutnya kita akan membahas biaya yang tidak termasuk dalam persediaan yaitu:

  • Biaya bahan tidak terpakai, tenaga kerja, dan biaya produksi lainnya yang tidak normal.
  • Biaya penyimpanan, kecuali biaya yang diperlukan dalam proses produksi sebelum tahap produksi selanjutnya.
  • Biaya overhead administratif yang tidak berkontribusi untuk membuat persediaan ke kondisi dan lokasi sekarang.
  • Biaya penjualan.

Persediaan akan diakui sebagai beban jika persediaan dijual maka secara otomatis jumlah tercatatnya diakui sebagai beban periode dimana pendapatan yang terkait diakui serta jika persediaan dialokasikan ke aset lain misalnya persediaan digunakan untuk membangun aset tetap seperti bangunan. Persediaan sama dengan aset yang dapat mengalami penurunan nilai yaitu jika suatu jenis dari persediaan menurun nilainya maka persediaan harus diukur pada diukur pada harga jual dikurangi biaya untuk meyelesaikan dan menjual serta mengakui kerugian penurunan nilai. Serta dalam pengungkapannya persediaan yang diakui adalah jumlah yang tercatat persediaan dan klasifikasinya yang tepat dengan entitas.

Sekian artikel ini dibahas, apabila ada yang kurang jelas dari artikel atau ada yang ingin dikonsultasikan, silahkan menghubungi di 087 777 510 668 / 0821 3232 8778 / 031 734 6576.

©2019 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?