Kali ini kami Konsultan Audit Yogyakarta akan membahas mengenai SAK ETAP Bab 26, transaksi dalam mata uang asing.

Konsultan Audit Yogyakarta

Konsultan Audit Yogyakarta

Konsultan Audit Yogyakarta

Seiring dengan semakin meningkatnya kerja sama yang dilakukan antar Negara terutama untuk bidang ekonomi. Dimana kerjasama yang dilakukan ini diharapkan mampu meningkatkan perekonomian bagi masing-masing Negara yang melakukan kerjasama. Jika melakukan kerja sama maka otomatis kedua Negara akan melakukan pertukaran transaksi keuangan. Dengan kerja sama ini maka pertukaran transaski yang dilakukan adalah bisa barang dengan uang berupa transaksi jual beli atau barang dengan barang (barter). Transaksi yang terjadi akibat kerja sama ini akan mengakibatkan terjadinya pertukaran dalam mata uang asing karena hal ini akan menggunakan dua mata uang yang berbeda.

Ternyata untuk transaksi dalam mata uang asing ini sudah diatur dalam PSAK IFRS dan juga SAK ETAP, SAK ETAP bab 26 : Transaksi Dalam Mata Uang Asing. Nahh untuk kali ini kami Konsultan Audit Yogyakarta akan membahas transaksi dalam mata uang asing berdasarkan SAK ETAP. Pengakuan untuk transaksi dalam mata uang asing adalah transaski yang didenominasi atau harus diselesaikan dalam mata uang asing, yang meliputi transaksi yang timbul ketika entitas:

  • Membeli dan menjual barang atau jasa yang harganya didenominasi dalam mata uang asing.
  • Meminjam atau meminjamkan dana atas sejumah utang atau piutang yang didenominasi dalam mata uang asing.
  • Memperoleh atau melepas aset, atau terjadinya menyelesaikan kewajiban, yang didenominasi dalam mata uang asing.

Entitas harus mencatat transaksi mata uang asing, pada pengakuan awal dalam mata uang fungsional, dengan menggunakan kurs tunai pada tanggal transaksi antara mata fungsional dan mata uang asing tersebut. Bila transaskis dilakukan dengan mata uang asing maka otomatis akan berhubungan dengan kurs atau nilai tukar suatu mata uang dengan mata uang yang lain. Dimana kita tahu sendiri bahwa niali untuk kurs ini setiap hari atau setiap tanggal pasti akan berubah-ubah atau naik turun(flutuatif) dimana naik turunnya kurs ini sangat dipengaruhi oleh kondisi perekenonomian dan politik dari Negara tersebut. Tanggal transaksi kurs adalah tanggal dimana dimana transaksi pertama kali memenuhi syarat pengakuan  sesuai dengan ketentuan yang telah diatur dalam SAK ETAP. Namun untuk tujuan praktis, kurs yang mendekati kurs sebenarnya pada tanggal transaksi sering digunakan misalnya kurs rata-rata yang terjadi selama seminggu atau sebulan mungkin dapat diginakan untuk seluruh transaksi dalam mata uang asing yang terjadi selama periode tersebut Untuk pelaporan transaksi dalam mata uang asing ini maka entitas harus membuat:

  • Pos moneter dalam mata uang asing dilaporkan dengan menggunakan kurs penutup.
  • Pos nonmoneter yang diukur dengan biaya perolehan historis dalam mata uang asing dilaporkan dengan menggunakan kurs pada tanggal transaksi
  • Pos nonmoneter yang diukur dengan nilai wajar dalam amta uang dilaporkan dengan menggunakan nilai tukar pada saat nilai wajar ditentukan.

Entitas harus mengakui keuntungan atau kerugian selisih kurs pada laporan laba rugi periode terjadinya yang timbul dari penyelesaian transaksi moneter atau penjabaran transaksi moneter pada kurs yang berbeda dengan kurs penjabaran pada pengakuan awal selama periode berjalan atau pada laporan keuangan sebelumnya. Pada saat keuntungan atau kerugian transaksi nonmoneter diakui secara langsung dalam ekuitas, maka entitas harus mengakui komponen keuntungan atau kerugian dari pertukaran secara langsung dalam ekuitas. Akan tetapi sebaliknya, jika pada saat keuntungan atau kerugian transaksi non moneter diakui dalam laporan laba rugi maka entitas harus mengakui komponen keuntungan atau kerugian dari pertukaran tersebut dalam laporan laba rugi. Dalam pengungkapan maka entitas harus mengungkapkan mata uang yang disajikan dalam laporan keuangan dan mengungkapkan jumlah selisih kurs yang diakui dalam laporan laba rugi. Jika entitas menyajika laporan keuangan atau informasi keuangan lainnya dalam mata uang yang berbeda dengan mata uang fungsional atau mata uang pelaporan.

Sekian artike ini kami buat, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca. Apabila ada yang ingin didiskusikan kepada kami mengenai bisnis, audit, pajak dan keuangan, silakan hubungi kami di 087 777 510 668 / 0821 3232 8778 / 031 734 6576.

©2019 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?