Kali ini Konsultan Pajak Kediri ingin membahas perihal kemungkinan pelaksanaan program tax amnesty yang akan disahkan di tahun 2016 ini.

Konsultan Pajak Kediri

Konsultan Pajak Kediri

Konsultan Pajak Kediri

Akhir-akhir ini banyak sekali berita tentang deadline diberlakukannya tax amnesty, yang mana juga hingga saat ini belum tau juntrungannya. Ada isu yang mengatakan bahwa peraturan mengenai tax amnesty akan dijalankan di Februari 2016 ini, ada juga yang mengatakan bahwa tax amnesty ini akan dijalankan pasti oleh pemerintah karena berkaitan dengan usaha pemerintah Indonesia menarik dana warga Indonesia yang selama ini terparkir diluar negri. Banyak spekulasi juga yang menyebutkan bahwa ketika diberlakukan tax amnesty, akan banyak sekali dana yang masuk ke Indonesia karena para wajib pajak yang mana belum melaporkan pajaknya secara benar akan berlomba-lomba untuk melaporkan hartanya tersebut dikarenakan semakin ketatnya perpajakan selama ini.

Menurut kami Konsultan Pajak Kediri, memang sampai tahun 2016 ini pajak sangatlah ketat dan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Di tahun 2008 pada saat terjadi reformasi pajak secara besar-besaran dimana juga dilakukan program sunset policy jilid yang I, pemerintah banyak sekali merombak tata cara perpajakan sehingga menjadi lebih baik. Namun ketika tahun 2008, pemerintah masih belum memiliki data yang cukup untuk memastikan bahwa wajib pajak ini sudah melaporkan hal yang benar atau yang salah. ditahun 2016 ini pemerintah sudah banyak sekali mengetahui data dari wajib pajak.  mulai data tanah, bangunan, kendaraan, pinjaman, BPJS, dan lain sebagainya. Sudah lebih dari 500 instansi yang bekerjasama dengan pajak dan tentunya akan mudah sekali bagi fiskus pajak untuk menemukan kesalahan dari setiap wajib pajak.

Sampai saat ini pajak belum bisa secara langsung menyentuk bank wajib pajak, dimana memang sampai saat ini masih dibatasi oleh peraturan dari bank Indonesia yang membatasi pembukaan data nasabah. Ibaratnya pemerintah sampai saat ini hanya berjaga digawang depan ataupun gawang belakang, yang mana ketika wajib pajak melakukan pembelian aset yang teridentifikasi NPWP nya, maka pajak akan segera dapat menangkap informasi tersebut. Tapi apabila wajib pajak hanya menyimpan uangnya dibank, mungkin sampai saat ini pajak belum dapat tahu data tersebut. Menurut kami hal itu seperti bermain “kucing-kucingan”. Kalau kami telaah sampai saat ini pemerintah khususnya didepartmen perpajakan sudah mengarah kearah yang benar. Dana-dana dari masyarakat sudah digunakan ditempat yang tepat dan korupsi seharusnya sudah cukup banyak berkurang. Ditambah lagi sekarang pemerintah sudah sangat ketat dan concern dalam mengurusi permasalah pajak di Indonesia. Setidaknya dengan progress yang seperti ini, sebaiknya kita bisa mengikuti kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah dan tidak lagi main “kucing-kucingan”. Namun hal ini kembali kepada wajib pajak masing-masing, yang pasti jangan sampai apabila “kereta sudah jalan jauh, namun kita masih baru sadar untuk berusaha mengejarnya”.

Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai tax amnesty bapak/ibu bisa mengubungi kami di 031 734 6576 / 087 777 510 668 / 0812 3232 9638.

©2019 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?