pajak

By. Heru Prasetiawan


Terima kasih telah meluangkan waktu 15 menit untuk membaca artikel ini, kali ini saya akan berbagi sebuah topik yang sangat menarik untuk dikupas. Topik yang akan saya sajikan terkait mengenai perpajakan yaitu PENTINGNYA TAX PLANING BAGI PENGHEMATAN PERUSAHAAN.

Pertama-tama membaca topik berikut mungkin agak sedikit aneh dan janggal di pikiran kita. Kenapa? Pajak yang kita kenal merupakan ketetapan dan kewajiban yang sudah ditentukan oleh pemerintah dan wajib dibayar oleh wajib pajak, akan tetapi kenapa masih ada saja kalimat tax planning atau perencanaan pajak dan anehnya kenapa ada saja yang berani membahas secara buka-bukaan seperti ini. Eeittzzz tunggu dulu, jangan berpikir negatif dulu, berikut penulis akan menjelaskan pengertian yang dimaksud dengan tax planning.

Perencanaan pajak atau tax planing pada dasarnya hanyalah suatu trik, yang dimana tujuannya tidak lain adalah untuk mengefisiensikan pajak yang kita kenakan, sehingga pajak yang kita bayar dapat kita tekan seminimal mungkin, tetapi dengan syarat tetap masih dalam ruang lingkup peraturan perpajakan. Maksudnya apa? Maksudnya adalah meskipun ada perencanaan yang seperti itu selama masih tidak melenceng dari peraturan perpajakan masih diperbolehkan. Ingat secara sudut pandang perencanaan pajak adalah sah dan legal serta ini bukan termasuk penggelapan pajak karena penghematan pajak hanya dilakukan dengan memanfaatkan hal-hal diluar dari ketetapan yang ada. Jadi tujuannya bukan untuk mengelak membayar pajak tetapi lebih pada mengatur pajak sehingga yang dibayar tidak lebih dari jumlah yang seharusnya.

tax1

Berikut beberapa tips yang harus diketahui apabila perusahaan Anda ingin melakukan perencanaan pajak serta langkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk bias mewujudkannya

    1. Tidak melanggar ketentuan perpajakan
    2. Memahami ketentuan serta peraturan perpajakan yang berlaku
    3. Secara bisnis dapat diterima dengan memiliki pembukuan yang memenuhi syarat
    4. Adanya bukti pendukung yang memadai
    5. Bilamana adanya resiko transaksi yang tabu alangkah lebih baiknya ditanyakan terlebih dahulu kepada Dirjen Pajak atau Kring Pajak 500200

Penulis juga akan memberikan tips mengenai strategi yang dapat digunakan dalam mengefisiensikan beban pajak, yaitu :

  • Pemilihan bentuk badan usaha (antara pemilihan pembentukan UD, CV, ataupun PT)
  • Memilih lokasi tempat usaha atau melakukan penanaman modal di bidang usaha tertentu yang mendapat prioritas tinggi dalam skala nasional sehingga mendapatkan fasilitas perpajakan.
  • Mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya dari pengecualian atau pengurangan atas Penghasilan Kena Pajak. Seperti apabila diketahui bahwa Penghasilan Kena Pajak perusahaan besar dan akan mengakibatkan pajak terhutang besar, sebaiknya perusahaan membelanjakan sebagian laba perusahaan untuk penelitian dan pengembangan, biaya pendidikan, biaya training yang boleh dikurangi dari penghasilan kena pajak.
  • Penempatan modal perusahan kepada perseroan terbatas lebih menguntungkan kalau besarnya modal yang disetor paling rendah 25%. Apabila modal yang ditempatkan kurang dari 25% maka dividen yang dibagi dari perusahan akan dikenakan pajak.
  • Memberikan tunjangan kepada karyawan dalam bentuk uang atau natura / kenikmatan dapat dipilih sebagai alternatif untuk mengefisienkan pajak.
  • Untuk pendanaan aktiva tetap lebih menguntungkan secara leasing dengan hak opsi dibandingkan pembelian langsung.
  • Menghindari pengenaan pajak dengan cara mengarahkan transaksi pada yang bukan objek pajak.
  • Menghindari kelebihan pembayaran untuk menghindari kerugian finansial dan menghindari pemeriksaan pajak

Perlu digaris bawahi penjelasan diatas yang dijabarkan oleh penulis hanyalah beberapa contoh dan tips dari puluhan cara tax planning. Harapannya dengan membaca artikel ini setiap pengusaha atau perusahaan dapat lebih terbuka serta mengerti mengenai dunia perpajakan dan efesiensi pembayaran pajak dapat dilakukan dengan perencanaan pajak yang bersifat legal.

Dari artikel diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa tax planning atau perencanaan pajak sudah pasti sangat banyak kegunaannya dalam segi efesiensi finansial (penghematan) perusahaan. Hanya saja, kendala yang pada umumnya dihadapi oleh perusahaan adalah kurangnya pemahaman mengenai perpajakan. Sedangkan salah satu syarat untuk bisa melakukan perencanaan pajak disini, tentunya harus sangat mengerti peraturan perpajakan dulu. Untuk itu yang dapat dilakukan perusahaan yaitu dengan memberikan training perpajakan serta merekrut karyawan yang mengerti tentang perpajakan atau menyewa jasa konsultan pajak.

©2019 D'Consulting Business Consultant - Total Solution for Your Business Growth

Log in with your credentials

Forgot your details?